Postingan

Menampilkan postingan dengan label Catatan Kehidupan

Ada Apa Dengan Tagar #deletfacebook dan Segera Arsipkan Data Lama Kamu dari FB

Gambar
Bismillah,  Kawan-kawan sudah tau kan, Skandal penyalahgunaan data pengguna Facebook oleh lembaga riset Cambridge Analytica (CA)?, dimana sekitar 50 juta data pengguna Facebook pun bocor dan kabarnya data tersebut digunakan untuk kepentingan kelancaran kampanye pemilihan presiden Donald Trump. Kini sudah mulai pihak perusahaan khususnya menghapus akun Facebook mereka, mulai dari Musk sebagai pendiri perusahaan raksasa Tesla Motors dan perakit wahana antariksa SpaceX  sampai dengan majalah "Celana dalam" seperti Playboy (hmmmmmm) juga ikutan sudah menghapus akun mereka di facebook. Sampai kemudian muncul tagar yang katanya viral seperti #deletfacebook (waduh). Nah, buat kamu yang juga (siapatau) mau ikutan menghapus akin facebook mu, maka takada salahnya untuk mencari tau/mengumpulkan dulu buat arsip data-data kamu mulai sejak pertama kamu kenalan/buat akun facebook. Cara mengarsipkan data facebook kamu sebagai berikut : Pertama, klik facebook.com/settings...

Bismillah,Manjadda Wa jadda

Gambar
Oleh: Azrani Ery Saputra (Sebodoh apapun kita jika kita bersungguh sunngguh, Insyaallah kita akan dapat) (Ketika Masalah Jadi Sebuah anugrah) Benar kata pepaatah arab diatas yang konon ternyata (bukan konon katanya) karena memang nyata bahwa "Siapa yang bersungguh sungguh dia / orang tersebut akan mendapatkan (Insyaalloh apa yang diingininya). Secara uneversal pemaknaannya sudah banyak saya rasakan dan sepertinya konteks pemaknaan sebenarnya dari pepatah diatas bisa direalisasikan pada semua bidang/hal. untuk kasus yang satu ini lumayan menguras waktu dan tenaga serta fikiran. kenapa saya mengangkat tema tentang pepatah tersebut? nah karena ada satu hal yang benar benar terasa dan pada diri saya ketika saya sudah 5 hari (kurang lebih tidur hampir/ tengah malam kepala pun mulai oleng) ketika penasaran muncul, mengapa gambar dgn kode pemograman web yang saya buat tak berhasil tampil. hehe mungkin bagi para progremer itu biasanya saja, tapi bagi sayanyg...

NELAYAN DALAM WARNA WARNI KEMISKINAN (Fenomena Nelayan 2)

Gambar
Oleh: AZRANI ERY SAPUTRA           Terus terang sajalah bahwa memang tulisan ini saya dedikasikan untuk para “pahlawan kelautan” yang memang sedang “berulang tahun” pada tanggal enam bulan ini. Suasana ini sepertinya sangat identik dengan gamabaran suka cita yang selalu mewarnai kehidupan seseorang. Dengan mengingat dan mengenang moment tersebut seseorang akan selalu berharap dimasa datang kehidupannya akan menjadi lebih baik dari sekarang. Harapan itu selalu datang tidak hanya dari dirinya namun orang lain (termasuk penulis dalam hal ini) yang mengenal dan  sangat terkenang begitu beratnya pengorbanan para nelayan dengan selalu berharap kebaikan yang banyak terhadap mereka, khususnya kebaikan untuk kehidupan nelayan yang lebih layak.           Masih terngiang diingatan kita bahwa salah satu janji pasangan presiden kita sekarang adalah penekanan pada pembangunan sektor kemariti...

“MEMBACA DUNIA LEWAT INTISARI”

Gambar
Bismillah,                                               Oleh :  Azrani Ery Saputra Saya mengenal Majalah Intisari sejak Sekolah Dasar sekitar tahun 90-an,waktu itu salah seorang dari keluarga besar kami berlangganan majalah ini setiap bulan. Awal ketertarikan saya pada saat itu pada majalah intisari adalah tampilan majalahnya yang sederhana, disertai warna dan gambar yang cerah,menarik serta kualitas kertas yang tergolong bagus,sehingga untuk anak seusia saya saat itu membaca dan melihat majalah yang satu ini memang sangat mengasyikkan.             Sejak dulu saya memang senang membaca tulisan-tulisan tentang teknologi, alam, dunia kedokteran dan pengobatan serta ruang angkasa,masih terngiang diingatan saya,Majalah Intisari menulis tentang sisi lain penerbangan Neil Amstrong kebulan,hanya saja saya ...

“MENCARI JALAN TENGAH DALAM PENENTUAN AWAL RAMADHAN DAN SYAWAL”

Gambar
Bismillah, Oleh : ABU MUJAHID AS-SINGKEPY I. PENDAHULUAN Sudah menjadi polemik yang panjang bahwa dalam penentuan Awal Ramadhan dan Syawal bahwa dinegeri kita sepertinya belum ada ujung penyelesaianya, bahkan permasalahan tersebut senantiasa menjadi perdebatan saat kedua bulan hijriyah tersebut menjelang. Ditambah lagi, seolah-olah hampir pada setiap tahun memulai waktu pertanda awal puasa dan pertanda Idul Futri dimulai, terjadi perbedaan, bahkan kita temukan pula awal Ramadan yang sama diakhiri dengan Lebaran yang berbeda. Mengapa polemeik perbedaan itu terjadi. A da 3 hal penyebab munculnya perbedaan dalam penentuan awal Ramadhan dan Idul Fitri yakni: a).Karena fanatik buta terhadap komunitas atau kelompok dan terhadap pimpinan mereka. b). Adanya Perasaan tidak puas dari sebagian oknum komunitas atau kelompok dengan keputusan pemerintah. c). Perbedaan  cara atau metode penetapan awal bulan ramadhan dan syawal.           M...

Ini yang Terjadi Ketika si - Mujahid Bermain

Gambar
Video ini yang Terjadi Ketika si Mujahid - Bermain Mujahid ku bermain pada usia 1 tahun

KENAIKAN HARGA BERAS DAN KESEJAHTERAAN PETANI KITA

Gambar
Oleh Ir. Said Mahjali, MM (*) Harga beras dihampir seluruh pasar di Aceh naik mencapai 30 persen dalam  2 bulan terakhir.  Hal ini disebabkan karena menurunnya produksi beras di Aceh akibat  serangan hama penyakit tanaman dan musibah banjir di beberapa sentra produksi beras seperti  Aceh Utara, Pidie, Aceh Timur dan juga pantai Barat Aceh pada musim tanam yang lalu.  Disamping itu, juga akibat banyaknya Gabah produksi Aceh yang dibawa keluar Aceh yaitu Sumatera Utara  (Serambi Indonesia: kamis,27/1/2011).. Kenaikan harga beras tersebut memang sangat dirasakan oleh masyarakat terutama kalangan menengah kebawah.  Betapa tidak, misalnya di pasar Meulaboh, beras yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat menengah seperti beras merek Mawar Dua produksi Pabrik Yusima di Kabupaten Pidie yang biasanya dapat dibeli dengan harga Rp.105.000/zak isi 15 kg (Rp.7000/kg) sekarang  naik menjadi Rp.135.000/zak (Rp.9000/kg) dengan kenaikan 28,5 %. ...

Mencari Solusi Problematika Remaja Masa Kini

Gambar
Oleh : AZRANI ERY SAPUTRA 1. Pendahuluan Problem-problem yang muncul dizaman sekarang memang sudah sangat kompleks, salah satu dari sekian banyak permasalahan itu adalah bobroknya nilai moral para remaja yang ini dikenal pula sebagai “Kenakalan Remaja” (Juvenil Deliquence)1, dimana umumnya para remaja cenderung melakukan  hal-hal yang melanggar norma-norma agama (Islam). Seperti halnya minum-minuman keras, mencuri, memeperkosa, pemakaian obat-obat bius dan lain sebagainya. Disamping itu para remaja muslim khususnya cenderung tidak mentaati ajaran-ajaran agama Islam dengan baik, mulai dari kewajiban yang fardhu apalagi sunnat, bahkan perbuatan kemaksiatan sudah menjadi semacam seremonial. Seperti halnya meninggalakan solat, meninggalakan puasa, tidak pernah membaca Qur’an, dan untuk melakukan ibadah-ibadah lain dimana hal itu terasa sudah jauh panggang dari api. Dalam usaha mengatasi masalah tersebut, maka perlu kiranya peran para ulama  dan kaum cendekiawan ...