Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 27, 2018

T.I.T.I.P dan Menangislah Sekarang Wahai Orang Tua !!!!!

Gambar
"Kalau mau punya anak bermental kuat, orangtua-nya harus lebih kuat, punya anak itu jangan hanya sekedar sholeh tapi juga bermanfaat untuk umat, orangtua harus berjuang lebih ikhlas.. ikhlas.. ikhlas".
Anak-anak mu di pondok pesantren gak akan mati karena kelaparan, gak akan bodoh karena gak ikut les ini dan itu, gak akan terbelakang karena gak pegang "gadget". Insya Allah Anakmu akan dijaga langsung oleh Allah karena sebagaimana janji Allah yang akan menjaga Alqur'an..yakin.. yakin..dan harus yakin.
Lebih baik kamu menangis karena berpisah SEMENTARA dengan anakmu untuk menuntut ilmu agama, dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo.." (kalau sudah tua menangis karean anak2 kamu lalai thdp urusan akhirat....kebanyakan memikirkan urusan dunia, berebut harta, pamer rupa wajah...lupa surga)
“Jadi wali santri itu harus punya 5 sifat dan sikap, yaitu T.I.T.I.P…

Ada Apa Dengan Hari Minggu ? (Histori Hilangnya Penanggalan Ahad)

Gambar
~~~~~~~~~~ Membuka kilas balik sejarah bangsa kita, bahwa sebelum Tahun 1960, tak pernah dijumpai nama hari yg bertuliskan "MINGGU" selalu tertulis hari "AHAD".
Begitu juga penanggalan di kalender tempo dulu,
 masyarakat Indonesia tidak mengenal sebutan "Minggu". Kita semua sepakat bahwa kalender atau penanggalan di Indonesia telah terbiasa dan terbudaya utk menyebut hari "AHAD" di dalam setiap pekan (7 hari) dan telah berlaku sejak periode yg cukup lama.
- Bahkan telah menjadi ketetapan di dalam Bahasa Indonesia.
- Lalu mengapa kini sebutan hari Ahad berubah menjadi hari Minggu?
- Kelompok dan kekuatan siapakah yang mengubahnya?
- Apa dasarnya ?
- Resmikah dan ada kesepakatankah?
Kita ketahui bersama bahwa nama hari yang telah resmi dan kokoh tercantum ke dalam penanggalan Indonesia sejak sebelum zaman penjajahan Belanda dahulu adalah dgn sebutan :
1. "Ahad" (al-Ahad = hari kesatu),
2. "Senin" (al-Itsnayn=hari kedua),
3. "Selasa&quo…