Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 26, 2011

Mencari Solusi Pencemaran Laut

Gambar
Oleh : AZRANI ERY SAPUTRA
Eksploitasi minyak bumi telah dilakukan oleh manusia sejak dahulu, walaupun sumber energi yang baru seperti energi nuklir dan energi matahari telah ditemukan, minyak bumi masih saja merupakan sumber bahan bakar dan energi yang paling banyak dipergunakan oleh manusia. Hal tersebut dapat kita lihat dari aktivitas manusia di berbagai sektor, mulai dari penggunaan minyak untuk kebutuhan sehari-hari sampai pada kebutuhan para pengusaha dari kalangan industri pabrik untuk mengoperasikan perusahaan mereka. Dan konsekwensinya memang benar, bahwa minyak bumi sangat diperlukan, sementara disini lain, minyak bumi memiliki peran yang cukup handal sebagai sumber polutan dilingkungan. Ternyata kita kurang menyadari atau mungkin tak pernah sadar, bahwa tingkat pencemaran laut yang disebabkan oleh tumpahan minyak semakin meningkat dari tahun-ketahun. Hal ini dapat kita lihat dari beberapa peristiwa kecelakaan kapal laut seperti yang terjadi pada tahun 1970 oleh kapal tanker …

Tangani Limbah Dipulau Tak Berpenghuni

Gambar
TANGANI LIMBAH DIPULAU TAK BERPENGHUNI

Oleh Azrani Ery Saputra
Mungkin masih tergambar dalam memori fikiran kita saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) ada sebuah “ungkapan” yang mungkin selalu disebut-sebut oleh guru IPS saat itu, bahwa “Indonesia adalah negara kepulauan, kita harus bangga karena memiliki ribuan pulau”. Kala itu saya pribadi merasa sangat bangga karena paparan ibu guru tasi dapat memberikan semangat kebangsaan. Artinya saat itu rasa nasionalisme sudah mulai bersemi. Ketika beranjak pada pendidikan yang lebih tinggi (SMP, SMA) hingga kini duduk dibangku perguruan tinggi dengan predikat mahasiswa, “ungkapan“ mulai berbeda, salah satu cara untuk membuktikan rasa nasionalisme cukup dengan menyumbangkan pikiran dan tindakan untuk membangun pulau-pulau yang masih berpenghuni. Akhirnya para mahasiswa diberi beban studi untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ternyata para mahasiswa masih lupa, karena tanpa disadari kita hanya ditempa untuk menjadi kaum intelektual dan pemikir yan…

Rumput Laut Desa Sugie

Gambar
STUDI PERMASALAHAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DESA SUGIE KECAMATAN MORO KABUPATEN KARIMUN PROPINSI KEPULAUAN RIAU
Oleh : AZRANI ERY SAPUTRA “ DIIKUT SERTAKAN DALAM LOMBA KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA YANG DITAJA OLEH : BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA (BEM) FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA) UNIVERSITAS RIAU-th-2005“ 
I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Wilayah Indoneseia dengan bentangan daerah khatulistiwa dari 940 sampai 1410 dan 60 Lintang Utara sampai 110 Lintang Selatan, merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 17.508 pulau besar dan kecil dengan garis pantai 81.000 km yang juga merupakan garis pantai terpanjang kedua didunia. Wilayah laut Indonesia mencakup 12 mil laut kearah laut bebas, selain itu Indonesia memiliki wilayah Yuridifakasi nasional yang meliputi Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sejauh 200 mil dari garis pantai. Dengan ditetapkannya konvensi PBB tentang hukum laut Internasional tahun 1982, wilayah laut yang dapat dimanfaatkan diperkirakan mencapai 5,8 juta km2 yang…

Peran Masyarakat Mendukung Program K2I

Gambar
OPTIMALISASI PERAN MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG KINERJA PEMERINTAH UNTUK MENGEFEKTIFKAN PROGRAM K2I
Diikut sertakan dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah dengan Tema : Pelaksanaan dan Efektifitas Program K2I Dalam Upaya Mengurangi Angka Kemiskinan dan Kebodohan di Riau.
Ditaja Oleh Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (UNILAK) Pekanbaru Riau
Oleh: AZRANI ERY SAPUTRA,S.Pi
PENDAHULUAN
Permasalahan yang komplit dan beragam memanglah menjadi dilema sejak awal manusia dilahirkan sejak kini dan setiap saat kondisi tersebut makin kritis seiring berkembangnya zaman. Semua masalah yang timbul sebenarnya berawal karena tidak serius dan konsisitennya pengelolaan sebuah objek dalam sistem yang ada, sehingga apa yang dikatakan orang sebagai “Masalah Sosial” pun bermunculan seperti halnya jamur yang tumbuh subur dimusim hujan. Melihat fenomena sosial kemasyarakatan yang ada di Riau pada umumya, akan tampak ditengah gemerlapnya kota bertuah ini ternyata masih banyak penduduknya yang masih dibawah garis kemi…

Kondisi Darah Ikan Bawal Air Tawar (Colossoma macropomum) Yang Dipelihara di Kolam Budidaya

Gambar
Oleh: AZRANI ERY SAPUTRA,S.Pi 

I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Ikan bawal air tawar (Colossoma macropomum)  merupakan salah satu komoditas perikanan yang sangat baik untuk dikembangkan di sektor budidaya. Ikan ini memiliki beberapa keunggulan seperti pertumbuhan yang baik, memiliki rasa daging yang enak ketahanan tubuh yang cukup tinggi terhadap kondisi perairan yang kurang baik dan tidak membutuhkan karakteristik pakan tertentu karena termasuk ikan pemakan segala (Omnivora), sehingga ikan ini bisa dibudidayakan baik di danau (jaring apung) maupun di kolam (Trobos, 2008). Nilai ekonomis ikan ini cukup tinggi dan tidak kalah dengan ikan lain, sehingga sangat baik apabila usaha budidaya dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan di masyarakat. Banyak kendala yang ditemui dalam melakukan kegiatan budidaya ikan. Kendala tersebut dapat berupa kematian ikan karena wabah penyakit serta perubahan kualitas air akibat masuknya limbah beracun. Perubahan kondisi ikan akibat wabah penyak…

STRATEGI PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN NON FORMAL BERBASIS KELAUTAN

Gambar
STRATEGI PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN NON FORMAL YANG BERBASIS KELAUTAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DIKAWASAN PESISIR
Tulisan Yang Menang Dalam Lomba Karya Tulis TNI-Angkatan Laut th- 2007
( Lihat Informasinya di sini : http://www.tni.mil.id/view-5576-kapten+laut+e+ervan+sahiri+st+sabet+juara+karya+cipta+teknologi+hardikal.html )
I. PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar didunia, terdiri dari pulau-pulau yang diapit oleh dua benua yakni Asia dan Australia dengan jumlah kurang lebih 17.000 pulau (Gayo, 1997), dan garis pantai sepanjang 81.000 km Dengan luas wilayah perairan sejak berlakunya Konvensi Hukum Laut Internasional (1996) adalah 5,8 juta km persegi (Sallatang dalam Feliatra, 1998). Kondisi ini idealnya memberi gambaran bahwa negara kita ternyata memiliki asset sumber daya laut yang berpotensi untuk mensejahterakan sekaligus mencerdaskan rakyatnya. Seluruh kekayaan dan sumber daya alam yang dihasilkan oleh laut, merupakan pote…